JANGAN JADIKAN GURU SEBAGAI BATU SANDUNGAN POLITIKUS
JANGAN JADIKAN GURU SEBAGAI BATU SANDUNGAN POLITIKUS
(Oleh : Sudiarto
Pandis, S.Pd)
Seretaris PGRI
Kab. Banggai Laut
Guru adalah
sebuah profesi yang bekerja dibidang sumberdaya manusia pada jalur pendidikan
formal dan non formal artinya guru adalah pendidik sebagai garda terdepan dalam
memberikan menyampaikan informasi mentransperkan ilmu pengetahuan kepada peserta
didik (orang lain) sejalan apa yang disampaikan dengan mas mentri Nadim Makarim
bahwa siapa saja guru dan dapat belajar dimana saja dan kapan saja, guru adalah
pelopor utama dalam memajukan Bangsa dan Negara kita bisa ingat kembali ketika kota nagasakti dan hirosima jepang dibom
atom oleh tentara sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945 , apa yang terjadi saat
itu kaisar Hirohito Jepang dengan hati sedih dan kuat beliau menanyakan ada
berapa guru yang masih hidup, nyata bahwa guru adalah ujung tombak dari
perubahan sebuah Negara.
Mendasari
polemik akhir-akhir ini tentang Guru honda, yang beredar tentang cuitan Winda di fb. maka mohon kiranya kita dapat bersabar
tidak perlu bercolote yg berakibat fatal olehnya itu bapak ibu guru honda mari
sejukan hati bersabar. dikpora telah melakukan hal terbaik untuk segera
mengeluarkan SK yang di tandatangani pak Bupati.
Mohon untuk
tidak menjastis pemerintah tentang keterlambatan SK diterbitkan .
Semua ini
butuh proses namun jika kita gegabah mengambil sebuah kebijakan maka jeruji
besi siap jadi rumah kita. kita tidak bole menuntut tentang honor yang kemudian
SK nya tidak ada. oleh itu telah di pikirkan oleh pemangku kepentingan tentang
nasib kita. jika ada pergerakan honor guru itu bukan dari PGRI.
PGRI adalah wadah yang terorganisir dan terstruktur dan anggotanya terdaftar. maka dari itu guru honda bisa masuk dalam keanggotaan PGRI jika semua anggotanya masuk secara kafa tidak becerai berai dan memiliki legalitas organization. PGRI Telah mengabil peran serta untuk teman2 honda namun jangan di cederai dengan manuper yang tidak tidak memiliki payung hukum ke absahan forum itu yg tidak kalian miliki.
Olehnya saya menghimbau agar semuanya
kita jangan di propokasi dan ditunggangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab
. guru mestinya harus cerdas dalam bertindak diplomasi adalah jalan terbaik
bukan mengumbar di media dengan menjastis kebenaran kita dan ke egoisan kita .
ode kai... PGRI suda berjuang sejak 2017 untuk guru honor agar PEMDA bisa memperhatikan lewat konfrensi PGRI dan audens dengan pemda di kec. labobo mansalean maka honor terakomodir lewat DIPA dikpora 2018
liat isi SK yg ada kata PGRI.
Nikmat mana lagi yang kau dustakan
Pemerintahan Baru Banggai Laut saat ini mestinya di pahami periode sebelumnya dan yang sekarang ini berbeda dengan segala kebijakan yang ada kita mestinya memahami, terlepas dari kondisi daerah saat ini, apa yang harus kita pikirkan untuk kebaikan daerah ini, dukungan moril baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kepemimpinan baru terhadap dunia pendidikan di daerah banggai tano monondok ini.
jangan jadikan guru sebagi batu sandungan untuk sebuah tujuan yang mengarah pada perpecahan. Guru bukan politikus yang pandai bermain kata-kata untuk sebuah ambisius jabatan. Guru memiliki jati diri ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani
salam persaudaraan

Mantap. ....
BalasHapusterimakasih pak 🙏
Hapus