HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH SDN INPRES DODUNG

Oleh Sudiarto Pandis


Hari pertama masuk sekolah SD Inpres Dodung merupakan hari yang pertama bagi peserta didik baru
Dengan melihat kondisi pada hari pertama masuk sekolah ternyata siswa banyak berkumpul
Apakah ini ini merupakan kegembiraan bahwa hari ini adalah hari pertama bagi mereka untuk masuk sekolah

sambutan kepala sekolah pada hari pertama masuk sekolah






Penerapan protokoler kesehatan dan masih jauh dari harapan agar sekolah terbabas dari paparan covid-19 ini terlihat dari begitu banyaknya siswa yang enggan menggunakan masker, sehingga sekolah melakukan  pembagian masker dengan harapan agar kedepannya para siswa bisa menerapkan cara penerapan protokoler kesehatan sesuai dengan.



apel saat hari pertama masuk sekolah

pengaturan jarak setiap siswa di terapkan untuk mencegah saling bersentuhan satu sama yang lainnya


 pembagian masker pada peserta didik 

Pemasangan masker kepada siswa untuk tetap menjaga kesehatan sehingga harapan nya masker ini bisa mengurangi beban orang tua dalam pencegahan pirus Covid-19 


para siswa baru dibantu orangtua dan guru untuk memasangkan masker 
Atusias nya orang tua mengantakan anak mereka untuk masuk sekolah terpancarkan kegembiraann saat anak mereka mendapat bantuan dari sekolah. memang kalau dinilai dari harga masker itu mereka dapat membelinya namun bukan itu yang menjadi tolak ukurnya. 
Rasa gembira itu bahwa sekolah cukup prihatin atas situasi dan kondisi saat ini Covid-19 belum berakhir mari kita cega bersama-sama lindungi anak didik kita dan peran orang tua sangat luar biasa.

 orang tua memasangkan masker 

Guru membagikan masker pada siswa

Sampbuatan guru Agama tentang pembelajaran PJJ ini bisa para siswa mengikuti baik daring maupun luring, pendidikan agama mestinya suda di tanamkan dari sejak dini agar kelak anak dapat mengetahui sang pencipta serta dapat mengenal dan huruf-huruf Al-Quran .


baca tulis Al-Qur'an yang telah lakukan oleh sekolah seyogyanga mendapat perhatian orang tua agar para siswa dapat mengetahui, 
kemudian ibu guru menyampaikan bahwa membaca Al-Qur'an dapat memberikan safaat terhadap orang tua di yaumil akhir kelak 


 Virus Covid-19 segeralah berakhir, anak didik kami belum bisa melakukan PJJ karena sebagian besar tidak memiliki perangkat  henpone android atau sejenisnya.

guru pun tak berdaya melakukan pembelajaran dengan PJJ jika anak didiknya tidak bisa
bagi sekolah dan anak didiknya memiliki perangkat itu bukan sebuah kendalah
tetapi bagi kami.... sangat menyedihkan namun belajar dari covid-19 anak didik harus jadi prioritas utama kami dalam melayani pembelajaran baik dor to dor atau sistem ship bergilaran masuk agar anak didik kami bisa belajar untuk masa depan mereka. 




SDN INPRES DODUNG 

SUDIARTO PANDIS, S.Pd






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penerbit Delta Pustaka

RAPAT KERJA KONI BANGGAI LAUT TAHUN 2020